Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kembali lagi bersama saya, disini saya akan membahas tentang standard prestasi kerja pembukaan lahan. Mari kita simak.
Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Secara Mekanik
Pembukaan lahan diwajibkan tanpa bakar (zero burning) dengan cara mekanis menumbang, merencek dan merumpuk dilakukan dengan menggunakan bulldozer. Pembukaan lahan yang masih memiliki semak belukar dan/atau pohon kecil kecil (under brushing) dengan diameter kurang dari 2,5 cm dilakukan secara manual.

Tahapan pembukaan lahan:
1) Penumbangan Pohon Penumbangan pohon merupakan pekerjaan pemotongan semua pohon. Semua ukuran pohon dirumpuk dengan bulldozer.
2) Pengukuran dan Penataaan Blok Pelaksanaan pengukuran dan penataaan blok dimulai dengan penentuan batas areal. Setelah itu dibuat rintisan untuk jalur pengukuran dan pemasangan patok. Patok yang dicat putih dipasang setiap jarak 25 m dan patok merah dipasang di setiap sudut blok.
3) Pemancangan Jalur Perumpukan Kayu Pemancangan jalur perumpukan kayu merupakan pekerjaan mengukur dan memasang patok jalur perumpukan kayu. Patok jalur perumpukan kayu ini dibuat untuk memudahkan pekerjaan merumpuk kayu ke tempat yang ditentukan. Alat dan bahan yang digunakan yaitu : Theodolit, parang dan patok serta cat. Pekerjaan dilakukan dengan tahapan dan ketentuan sebagai berikut:
- Penentuan posisi jalur perumpukan yang sejajar dengan jalur tanam;
- Jalur perumpukan kayu dibuat selang dua baris tanaman;
-Jalur perumpukan kayu berada diantara jalur tanam; - Pemasangan patok dengan tinggi 3 m setiap 25 m dan dicat kuning.
4) Perumpukan Kayu Perumpukan kayu merupakan pekerjaan mendorong dan menimbun kayu yang telah tumbang ke jalur penimbunan. Pekerjaan ini dimaksudkan untuk membuka lahan diantara dua jalur perumpukan yang masih ditutupi kayu dan tunggul yang telah ditumbang. Semua kayu tumbangan dan tunggul di antara jalur perumpukan digusur dan ditimbun dengan bulldozer ke jalur perumpukan. Rumpukan kayu disusun sama tingginya. Hasil pekerjaan adalah lahan tempat penanaman yang terbuka dan bersih karena jalur tanam sudah bebas kayu dan tunggul.

5) Pembuatan Jalan dan Parit Pembuatan jalan dan parit merupakan pekerjaan membangun jalan dan jalan blok serta parit di setiap sisi blok. Jalan di setiap sisi blok dengan lebar 5-6 m dibuat dengan menggunakan bulldozer. Parit dibuat bersamaan dengan pembuatan jalan. Hasil pekerjaan adalah setiap blok memiliki jalan dan jalan blok yang tetap.

6) Pembuatan Teras Pembuatan teras merupakan pekerjaan membangun teras tapak kuda pada areal yang bertopografi berombak dan bergelombang. Teras sangat diperlukan untuk tindakan konservasi tanah sekaligus sebagai tempat tanam. Teras dibuat dengan diameter 4,8 m dengan posisi miring kearah dinding bukit bangunan teras kontur dibuat dengan lebar 4 m pada areal yang bertopografi berbukit menggunakan bulldozer membentuk sudut minimal 8 – 10° menggunakan bulldozer.




