
Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kembali lagi bersama saya. Disini saya akan menceritakan tentang kesan kuliah dimasa pandemi.
Pandemi covid 19 telah merubah seluruh gaya kehidupan manusia . semua aktivitas dilakukan berbeda setelah adanya covid 19. Hampir seluruh aktivitas dilakukan secara daring. Namun tidak semua, karena memang ada juga yang harus tetap bekerja langsung. Seperti petani petani yang sedang berjuang menghidupi keluarga dirumah. Pandemi membuat sektor ekonomi masyarakat diseluruh kalangan mengalami penurunan pendapatan. Seluruh masyarakat mengeluhkan ini. Orang tua juga mengeluhkan dan menyayangkan anak anaknya sekolah secara daring, karena anak-anak tidak cukup menyerap pembelajaran hanya dari rumah. Karena juga orang tua tidak maksimal membimbing anak anak belajar dari rumah. 8 bulan lalu pandemi covid 19 memasuki indonesia , dimulai pada bulan maret timbul banyak kasus-kasus akibat serangan covid 19. Pada bulan maret seluruh sekolah maupun kampus memberhentikan pembelajaran secara tatap muka. Itu awal dari terjadinya kuliah secara daring. Kuliah secara daring memanglah lebih santai, namun kuliah disaat pandemi mengalami kesulitan untuk memahami materi yang disampaikan, selain itu terkadang terkendala pada jaringan, apalagi seperti saya yang berdomisi di pedesaan yang pembangunan masih minim. Meski seperti itu tidak menyurutkan semangat saya untuk mengikuti belajar secara daring meski terkadang tidak maksimal dikarenakan jaringan. Sehingga informasi yang saya terima terputus. Selain itu terkadang kuliah secara daring tidaklah efektif, karena media penyampaian yang terbatas. Kuliah saat masa pandemi membuat sosialisasai terhadap lingkungan berkurang, karena semua kegiatan berpusat pada gadget.